Skip to main content

    Puisi perumpamaan hidup | Burung dalam Sangkar

    Puisi burung dalam sangakar bukan puisi hewan peliharaan tentang burung akan tetapi burung inti puisi tentang burung dalam sangkar adalah puisi tentang perumpamaan kehidupan saat ini yang bergumul dengan covid-19 atau virus corona.

    Bagaimana cerita puisi perumpamaan dalam puisi burung dalam sangakar yang dipublikasikan berkas puisi, apakah bercerita seperti puisi bermajas perumpamaan atau puisi aku bagaikan burung dalam sangkar.

    Untuk lebih jelasnya puisi tentang perumpamaan kehidupan disimak saja contoh puisi majas perumpamaan dalam bait puisi burung dalam sangkar, berikut ini.

    Burung Dalam SangkarOleh: Annaaffend

    Terbang bebas keangkasa
    Mengarungi luasnya samudra
    Menikmati indahnya dunia
    Ciptaan sang pencipta

    Tapi tangan nakal sang pemuja
    Merenggut semua kebahagiaannya
    Mengurungnya dalam sangkar kesedihan
    Hingga kebebasan hilang dalam sayapnya

    Sang pemuja mengatakan "diamlah disini"
    "Ikuti peraturan duniaku ini"
    Sang pemuja memberinya makan tanpa kebebasan
    Diapun bertahan dalam kesunyian
    Bisakah kau bayangkan bila burung itu di abaikan
    Tanpa makanan ataupun teman apalagi kebebasan
    Mungkin dia akan mati perlahan dalam penderitaan

    Beginilah saat ini keadaan kita
    Sejak "CORONA" melanda
    Seperti burung dalam sangkar
    Yang dipenuhi kecemasan

    Semua dirumah saja, lakukan semuanya disana
    Untuk menjaga semua tetap aman
    Tapi semuanya menjerit seakan tercekik
    Pendidikan dirumah saja

    Belajar melalui media sosial
    Anak mengerjakan tugas dengan baik
    Guru menyaksikan dalam kejauhan
    Tanpa tahu apa yang mereka lihat

    Dibalik layar kejujuran
    Ada ilmu baru yang diterapkan
    Orang lain yang mengerjakan
    Namanya yang disebutkan
    Orang lain yang melakukan
    Dirinya yang mendapat pujian

    Ini sebenarnya kebodohan atau penipuan
    Atau kepintaran yang baru ditemukan
    Dalam pikiran remaja sekarang

    Oh.....tuhan ada apa dengan negeriku
    Apakah ini sebuah hukuman yang kau berikan
    Aku mohon maafkan diri kami tuhan
    Atas ego yang kami lakukan
    Akhiri semua penderitaan ini
    Yang merenggut orang-orang yang kami kasihi

    3 maret 2021

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Supaya mudah mengakses Berkas Puisi di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Berkas Puisi dari layar utama smartphone dengan klik ikon Berkas Puisi.
    Buka Komentar