Skip to main content

    Puisi tentang orang yang beribadah di malam lailatul qadar Ramadhan

    Puisi tentang orang yang beribadah di malam Lailatul Qadar adalah puisi Islami lailatul qadar yang mengangkat tema tentang keutamaan dan keindahan ibadah di malam Lailatul Qadar.

    Sebagaimana Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa bagi umat muslim karena di dalamnya terdapat kemuliaan dan keberkahan yang besar.

    Nah puisi Ramadhan tentang malam lailatul Qadar yang dipublikasikan blog berkas puisi ini berisi mengenai orang yang beribadah seperti berdzikir, shalat tahajjud serta mencari pengalaman spiritual dan kebersamaan dengan Sang Pencipta di malam Lailatul Qadar

    Puisi malam lailatul qadar ini mengajak pembaca untuk memperbanyak ibadah di malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut.

    Puisi tema Lailatul Qadar ini juga dapat menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi umat muslim dalam memperkuat keimanan dan menghadapi hidup dengan penuh semangat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Dan dibawah ini puisi bertema orang yang beribadah dimalam lailatul qadar bulan Ramadhan, silahkan disimak ya

    RAMADHAN (Dia yang terkasih) Oleh: Hari Untoro Dradjat

    Dia seorang hamba
    Taat patuh untuk bertakwa
    Berketetapan hati dalam ibadah
    Beriman dengan keyakinan yang teguh.

    Dia yang berikhtiar
    Bangun tengah malam
    Tersungkur di atas sajadah
    Sujud syukur dengan hati pasrah.

    Dia orang yang terkasih
    Duduk tafakur bernalar jernih
    Menghirup tiupan angin tauhid
    Nafas kelur-masuk menyebut Asma-Nya

    Dialah orang yang terpilih
    Melangkah penuh hikmat
    Menggenggam medan makrifat
    Meneguk air murni dari piala cinta
    Berpikir sesaat lebih baik dari ibadah setahun.

    Dia yang menerima ketetapan
    Malam lebih baik dari seribu bulan
    Di malam-malam itulah turunnya Al-Quran
    Sampai hayat menuju fajar kehidupan baru.

    Dialah yang tersayang
    Disebut dengan nama Yasin
    Dari lautan belas kasih sayang
    Dengan panggilan kesayangan Thaha

    Dia memandang dengan berbaik sangka
    Dia yang mendapatkan petunjuk wahyu
    Di puncak Arasy sumber dari segala sumber kehidupan.

    10042023.

    Demikianlah puisi Islami Ramadhan tentang malam lailatul qadar, baca juga puisi tentang bulan Ramadhan dihalaman lainnya berkaspuisi.com

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Buka Komentar