Skip to main content

    Puisi tipu daya dunia

    Puisi tipu daya Dunia adalah serangkaian kata kata puisi yang menjelaskan bahwa sesungguhnya Dunia Adalah Kesenangan yang Menipu

    Puisi tentang tipu daya yang dipublikasikan blog berkas puisi ini mengandung pesan bahwa dunia ini tidak dapat diandalkan dan cenderung mengecewakan.

    Meskipun dunia ini penuh dengan kesenangan dan kenikmatan, namun pada kenyataannya kebahagiaan yang dirasakan dari dunia ini hanya sementara dan bersifat sementara.

    Oleh karena itu, puisi ini menunjukkan betapa pentingnya untuk mencari kebahagiaan yang lebih abadi dengan mendekatkan diri kepada Sang pemilik Dunia, yaitu Allah SWT.

    Berikut ini adalah puisi Dunia adalah kesenangan yang menipu

    Tipu Daya Dunia Karya: Merindu senja & Kiie

    Lelah,,, sangat melelahkan,
    Entah sudah berapa kali kejadian seperti ini
    kembali terus terulang.

    Ahh... Rasanya sangat membosankan...
    Sampai kapan terus seperti ini,
    Selalu bergelut di kegelapan malam,
    Pikiran pikiran mencekam dengan segala kekhawatiran.

    Diselimuti dengan rasa ketakutan akan kehilangan isi dunia.
    Terlena akan kenikmatan dunia, namun lupa pada sang maha kuasa.
    Pemilik dunia dan seisinya.

    Buang Buang waktu
    Semua hal yang telah aku lakukan, tentang urusan dunia semata
    Hingga begitu mudahnya meninggalkan kewajiban-kewajiban yang telah ia perintahkan, hanya demi urusan dunia.

    Apakah kita lupa,,,
    Bahwa malaikat maut bisa menjemput kapan saja?
    Bahwa semua hal yang telah di lakukan akan di mintai pertanggung jawabannya?
    Bahwa mata akan selalu silau akan kenikmatan sementara?
    Bahwa diri telah angkuh siapa pemilik tubuh serta ruh sesungguhnya,

    Penuh kecewa akan dunia yang tak bisa di raih,
    Namun sebatas bangga mengenal Sang Maha Kuasa

    Lupa tugas kita yang sesungguhnya ada di dunia
    Yang tercipta dari tanah yang akan segera tertimbun tanah

    Sudahkah merasa nikmat dalam ibadah kepadanya?
    Adakah sedikit rasa penyesalan dalam hidupmu?
    Akan kah masih mengabaikan perintahnya?

    Bekasi, 31 Maret 2023

    Demikianlah pui mengenai tipu daya Dunia, baca juga puisi yang lainnya dihalaman berkaspuisi.com

    Rekomendasi Puisi Untuk Anda:

    Buka Komentar